Seberkas cahaya terpancar indah
Begitu lembut dan mempesona
Wajahnya yang ayu pancarkan isyarat
Mengetuk dan membuka hati iniKau hadirkan kembali asa
Hidupkan kembali harapan yang dulu tenggelam
Jatuh dan karam diterpa badai
Laksana hati yang temaram
Aku mencoba memahami rasa ini
Semakin ku fahami semakin sesak ku rasa Begitu sakit dan menyiksa
Rasa ini larut dan tak menentu
Menjahahi dengan kebimbangan yang tak berujung
Apakah ini cinta yang ku rasa?
Ataukah hanya ilusi di empat dimensi? Merona dan terus membuai dalam alunan mimpi
Bilakah kau terima rasa ini?
Ataukah perasaan ini akan terkubur? Tenggelam karena hati yang tak bersambut Dalam penantian suci kutunggu satu kepastian
Biarkan waktu beri jawabnya atas rasa ini
Tasikmalaya, 5 juni 2005
Tidak ada komentar:
Posting Komentar